Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

April 2016

Menangislah...

Menangislah…

Oleh Hasan bin Muhammad Bamu’aibad

Tangis adalah suatu kondisi yang membedakan manusia dengan makhluk-makhluk yang lain. Tangis tidak sekadar bertalian dengan kesedihan saja, tapi ia juga berhubungan dengan kegembiraan. Tangis adalah sebentuk tanda alami yang difitrahkan oleh Allah dan merupakan sebuah manifestasi dari berfungsinya jiwa manusia.

Continue Reading

Lebih Dekat dengan Borobudur

Lebih Dekat dengan Borobudur

Oleh Dorothea Rosa Herliany

Ada tiga desa di kecamatan Borobudur yang gencar menggalakkan wisata pedesaan di Borobudur. Ketiganya itu adalah Desa Borobudur, Desa Wanurejo, dan Desa Candirejo. Meski demikian, ketiganya tak dapat dilihat lepas dari belasan desa lain di Kecamatan Borobudur dan sekitarnya.

Continue Reading

Tentang Hijab

Tentang Hijab

Oleh Abul A’la Maududi

Muslim merupakan satu-satunya yang dapat menyelamatkan dunia dari kejahatan. Sebab, hanya
agama Islamlah yang memiliki solusi secara benar terhadap semua permasalahan manusia pada kehidupan masyarakat. Tetapi kadang-kadang timbul tragedi ketidakberuntungan bagi manusia, ibarat orang yang memiliki mercu suar yang memancarkan sinar ke segenap penjuru, tetapi dirinya sendiri berada pada kegelapan.

Continue Reading

Kaji Ulang Pentingnya Homeschooling

Kaji Ulang Pentingnya Homeschooling

Oleh Mary Griffith

Bayangkan dua pelajar, masing-masing berumur kira-kira lima belas tahun, duduk di depan sebuah meja sambil mengerjakan soal geometri. Keduanya menggunakan kertas dan pensil, mungkin sebuah penggaris dan jangka, dan buku teks yang sama. Dari penampilan luar, masing-masing mengerjakan hal yang sama dengan yang lain. Tapi salah seorang tidak pergi sekolah dan yang lain pergi ke sekolah tradisional.

Continue Reading

Sisi Lain Gajah Mada

Sisi Lain Gajah Mada

Oleh Kuncoro Hadi

Sejak Kitab Pararaton mencatat nama Gajah Mada pertama kali sebagai penyelamat Prabu Jayanegara dan Kakawin Desawarnnana men­catat namanya sebagai pejabat di tahun Saka 1253 (1331 M), bertepatan dengan tahun penundukan Sa­deng dan Keta. Nama Gajah Mada lalu begitu ter­kenal dalam sejarah panjang Nusantara (Indonesia). Namanya melahirkan banyak mitos yang tersebar luas. Banyak orang bahkan menuliskan riwayat Gajah Mada dengan kisah-kisah yang ter­kadang kurang dan terkadang berlebihan.

Continue Reading

Dari Solo sampai Rapopo

Dari Solo sampai Rapopo

Oleh Hermawan Aksan

Mas Jokowi jadi calon presiden? Jangankan jadi presiden, dulu bahkan Mas Jokowi menjadi lurah pun saya nggak pernah membayangkan,” kata seorang pedagang nasi angkringan di kawasan Stadion Manahan, Surakarta, tempat Joko Widodo dibesarkan, tak lama setelah deklarasi penetapan Jokowi sebagai calon presiden oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Continue Reading

Bioetanol

Bioetanol

Oleh Dr. Ir. Nur Richana, M. S.

Sudah saatnya penggunaan sumber energi terbarukan berupa bahan bakar nabati (BBN) atau bioenergi ditingkatkan, menggantikan bahan bakar fosil yang semakin menipis, seperti dalam Inpres No 1/2006 dan Perpres No 5/2006 tentang kebijakan energi nasional. Bahan bakar nabati (BBN) cair meliputi biodiesel untuk mengganti solar dan bioetanol untuk mengganti bensin, yang keduanya merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan.

Continue Reading

souvenir kafka

souvenir kafka

Oleh Afrizal Malna

bayangan prosa. lidah yang lengket di akhir tubuh
anggota badan saling menyelinap. praha
puing-puing biografi. gereja. ceko
gelembung malam. bir cerna hora. bayangan jari kaki
kerangka jembatan besi. tangga-tangga bukit
lorong paru-paru. lembab. bau bawang putih. buncis
membelah di antara mereka tentang siapa

Continue Reading

Mengintip Perempuan di Cyberporn

Mengintip Perempuan di Cyberporn

Oleh Ellys Lestari Pambayun

Buku ini lahir dengan latar belakang sebuah pertanyaan mendasar: Apa yang terpikir da­lam imajinasi kita ketika kita melihat satu gambar atau visual yang memperlihatkan sensualitas dan erotisme? Barangkali yang terlintas dalam benak kita adalah tontonan dengan imej menjijikkan, vulgar, seronok, dan segudang sebutan, bahkan cacian lainnya. Tapi, kenapa hal itu sedemikian digandrungi, di-down load kemudan dipelototi? Sementara, di seberang sa­na orang menganggap visual semacam itu sebagai se­ni atau keindahan (yang justru menurut Rendra hal itu merupakan air seni) yang sayang bila dilewatkan. Terlebih lagi melihat perempuan bugil sebagai sesuatu yang sangat indah.

Continue Reading