Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

October 2017

Warak

Warak

Menjauhi keburukan dalam tasawuf disebut warak. Menurut kamus bahasa Arab, seperti Mu’jam al-Ma‘ânî al-Jâmi‘, warak (Arab: wara‘) berarti menjauhkan diri dari dosa dan mengendalikan diri untuk tidak melakukan yang samar-samar (syubuhat) serta tidak berbuat maksiat dalam menjalankan ketakwaan. KBBI menjelaskan warak dengan penjelasan yang keliru dan memberi contoh dengan kalimat yang benar: Continue Reading

Isi Ajaran Para Nabi

Isi Ajaran Para Nabi

Oleh Hamid Muhammad
Isi dan kandungan ajaran yang disampaikan seorang nabi adalah bimbingan paripurna Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang Maha Pemelihara untuk menyempurnakan manusia. Bimbingan seperti ini tentu berlandaskan pada keesaan Tuhan dan setidaknya akan memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Mengajarkan sendi-sendi ihwal asal-muasal (al-mabda’) realitas bahwa segala sesuatu adalah berasal dari Realitas Tunggal (al-haqq al-wahîd), yang tak lain adalah Hakikat Zat Tuhan itu sendiri dan ihwal bagaimana Sifat-sifat Tuhan Yang Mahasuci seperti Yang Maha Mengetahui, Yang Mahakuasa, Yang Mahahidup, dan seterusnya.
  • Mengajarkan ihwal hakikat kehidupan dan perjalanan jiwa manusia sejak lahir hingga mati dan apa yang dialami manusia sesudah kematiannya (al-ma’âd) dan ihwal bagaimana seorang manusia bisa mencapai kebahagiaan abadi yang sejati dalam Limpahan Rahmat-Nya di alam keabadian tersebut.

Continue Reading