Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Motivasia

Menjaga Persaudaraan

Menjaga Persaudaraan

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَ ى لَ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ا ل يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ يَعْنِي قَاطِعُ الرَّحِمِ .
Rasulullah Saw berkata, “Tidak akan masuk surga si pemutus, yakni pemutus silaturahmi.”
(Hadis ini dinyatakan sahih oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim).

Adik-adik, yang disebut dengan “saudara” dalam Islam ada dua macam. Yang pertama adalah orang-orang yang menjadi saudara kita karena hubungan kekeluargaan seperti kakak, adik, sepupu, paman, dan keponakan. Yang kedua adalah orang-orang yang menjadi saudara kita bukan karena kekeluargaan, melainkan karena mereka seagama dengan kita. Continue Reading

Jangan Telat Lima Menit Pun

Jangan Telat Lima Menit Pun

Oleh Hermawan Aksan

 

SUDAH lebih dari lima menit dari waktu yang disepakati. Tapi Dewi belum juga muncul. Nia mulai kesal menunggu.

“Jam sepuluh, ya,” kata Nia kemarin. “Jangan sampai telat lima menit pun.”

“Jam sepuluh,” sahut Dewi.

Keduanya teman sekelas di kelas delapan SMP Merah Putih. Baik Nia maupun Dewi sama-sama senang membaca buku dan mereka janjian bertemu di dekat Kantor Pos untuk bersama-sama menuju toko buku di kota itu. Keduanya ingin menghabiskan waktu Minggu siang di toko buku. Continue Reading

Miskin Pikiran

Miskin Pikiran

Oleh Hasanudin Abdurakhman

“Miskin harta itu gampang sembuhnya, cukup dengan bekerja. Tetapi kebanyakan orang miskin itu bukan miskin harta, mereka miskin pikiran.” Emak selalu mengomelkan hal itu kepada kami sejak kami masih kecil. Ada banyak orang miskin di kampung kami ketika itu. Rumahnya reot, nyaris tumbang. Atap bocor di sana-sini. Demikian pula, dinding rumahnya bolong di berbagai tempat. Rumah juga tanpa perabot. Untuk tidur, mereka pakai tikar pandan yang sudah robek. Sekadar piring makan saja mereka pakai piring seng yang sudah berkarat.

Continue Reading