Cart

Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Parenting

Mengapa Karakter?

Mengapa Karakter?

Oleh Anna Farida

Kurikulum pendidikan Indonesia sudah berganti beberapa kali, dengan sasaran yang berbeda-beda. Ada yang ditujukan untuk mengasah kemampuan kognitif murid, ada bertujuan mengembangkan daya kreasi dan kemandirian, dan sekarang hadir kurikulum yang memperhatikan aspek karakter sebagai salah satu capaian utama. Harapannya adalah, jika peserta didik memiliki sikap yang baik, karakter yang terpuji seperti bertanggungjawab, disiplin, gemar membaca, dan sebagainya, dengan sendirinya mereka akan bersedia belajar tanpa paksaan. Ilmu akan lebih mudah mereka serap dan langsung diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran karakter ini pun tidak disampaikan secara parsial atau dijadikan mata pelajaran terpisah, melainkan terintegrasi dengan semua mata pelajaran.

Continue Reading

Kekerasan terhadap Anak

Kekerasan terhadap Anak

Oleh Dr. Abu Hurairah, M.Si.

Setiap kali memperingati Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli, barangkali bayangan kita selalu tertuju kepada keceriaan anak Indonesia yang tengah bebas bermain di alam terbuka, seperti bermain sepak bola atau mereka yang naik kelas/lulus ujian mendapat hadiah liburan ke obyek wisata yang indah nan menawan. Setidaknya, makan bersama di restoran atau di rumah masing-masing, atau mendapat hadiah berupa les piano, les menyanyi, les menari, dan sebagainya.

Continue Reading

Relaksasi, Visualisasi, Refleksi: TENANG SEPERTI AIR

Relaksasi, Visualisasi, Refleksi: TENANG SEPERTI AIR

Oleh Rani Anggraeni Dewi

Silakan duduk dengan santai. Izinkan diri Anda untuk rileks. Kendurkan otot-otot. Biarkan semuanya mengalir dengan alami. Embuskan nafas perlahan-lahan. Ambil nafas lagi perlahan lalu hembuskan. Izinkan diri Anda untuk santai. Perintahkan kepala Anda untuk rileks. Perintahkan wajah Anda –yang di dalamnya terdapat wajah, mata, hidung, dan mulut– untuk santai dan rileks.

Continue Reading