Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Sajarah

Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu

Roland Barthes

Di keningmu kamu menidurkanku. Seperti ada bahasa yang menjadi penjara hingga aku pulas bersama malam. Perjalanan mestinya tidak selesai di ujung gunung. Bukankah telah kuciptakan perahu. “Sebelum subuh kita harus sampai ke laut,” pintamu. Continue Reading

Bercermin Pada Al-Qur'an

Bercermin Pada Al-Qur’an

Suatu hari, serombongan orang dari Bani Tamim menemui Nabi Muhammad Saw. Mereka mengajukan sebuah masalah yang sedang mereka hadapi. Telah terjadi perselisihan di antara mereka mengenai siapa yang pantas menjadi pemimpin. Oleh Karena itu, mereka datang kepada Nabi untuk meminta nasihat dalam menyelesaikannya. Continue Reading

Beberapa Kesalahan Penafsiran tentang Pengalaman Nabi sebagai Penggembala

Beberapa Kesalahan Penafsiran tentang Pengalaman Nabi sebagai Penggembala

Oleh Prof. Abdul hamid Siddiqi

Begitu pentingnya sehingga, ketika para penulis biografi Nabi dari Barat menulis kisah-hidupnya, mereka sangat menekankan pengalaman-pengalaman mental Nabi sebagai seorang peng­gembala. Mereka ingin memberikan kesan bahwa apa yang disebut Nabi sebagai wahyu itu tidak lain kecuali ingatannya terhadap kehidupan penggembalaannya. “Karena itu, kita dapat menduga,” tegas William Muir, “betapa berharganya suatu keyakinan yang mendalam dan sungguh-sungguh pada Tuhan sebagai sebab yang selalu hadir dan serba mengatur; sebuah keyakinan yang pada hari-hari sesudahnya ingin ditegakkan Nabi dari memori, tidak diragukan lagi, akan masa-masa awal ini oleh dorongan yang memikat dan menggetarkan hati pada cara kerja halus alam dan penyelarasan yang berguna terhadap Pemeliharaan yang selalu hadir.”

Continue Reading

Bangunan Ka’bah

Bangunan Ka’bah

Oleh Saniyasnai Khan

Ismail tumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah dan penuh kasih. Ibrahim dan Ismail diperintahkan oleh Allah agar membangun Rumah Allah—Ka’bah di Makkah. Mereka mengambil batu-batu dari dekat perbukitan dan mulai bekerja. Untuk tanah suci ini, Ibrahim berdoa, “Wahai Tuhanku, jadikanlah tanah ini aman, dan berilah penduduknya buah-buahan sebagaimana mereka telah beriman kepada Allah dan hari akhirat.”

Continue Reading

Sisi Lain Gajah Mada

Sisi Lain Gajah Mada

Oleh Kuncoro Hadi

Sejak Kitab Pararaton mencatat nama Gajah Mada pertama kali sebagai penyelamat Prabu Jayanegara dan Kakawin Desawarnnana men­catat namanya sebagai pejabat di tahun Saka 1253 (1331 M), bertepatan dengan tahun penundukan Sa­deng dan Keta. Nama Gajah Mada lalu begitu ter­kenal dalam sejarah panjang Nusantara (Indonesia). Namanya melahirkan banyak mitos yang tersebar luas. Banyak orang bahkan menuliskan riwayat Gajah Mada dengan kisah-kisah yang ter­kadang kurang dan terkadang berlebihan.

Continue Reading

Pengampunan Sang Penakluk

Pengampunan Sang Penakluk

Oleh Saniyasnain Khan

Para pemenang selalu merasa bangga dan senang untuk membalas dendam kepada musuhnya, namun hal yang demikian tidak berlaku dan tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Setelah penaklukan kota Makkah, Rasulullah malah memperlihat­kan kerendahan hati yang sesungguhnya. Ketika beliau memasuki Makkah, kepalanya tertunduk sangat rendah sehingga orang-orang melihat janggutnya menyentuh pelana unta. Dan pada saat berdiri di pintu Ka’bah, beliau pun menyampaikan pidato:

Continue Reading

Akar-akar Gerakan Islam Radikal dalam Sejarah Indonesia Modern

Akar-akar Gerakan Islam Radikal dalam Sejarah Indonesia Modern

Oleh Prof. Dr. Afif Muhammad, M.A.

Seperti umumnya pemikiran dalam Islam, radikalisme Islam—sebagai suatu faham dan gerakan—lahir dari pergumulan yang dilakukan kaum Muslim dengan perkembangan zamannya. Karena itu, ia bisa muncul kapan dan di mana saja sepanjang di situ terdapat syarat-syarat yang kondusif bagi kemunculan Islam Radikal. Dalam sejarah Islam, Islam Radikal pernah muncul pada masa awal dalam bentuk gerakan kaum Khawarij. Julius Wellhausen menyebut Khawarij sebagai aliran politik pertama dalam Islam.12 Pengaitan politik dengan gerakan dan faham radikal kaum Khawarij ini menunjukkan bahwa politik merupakan salah satu faktor yang dapat memunculkan radikalisme dalam Islam. Sementara itu, Ali Sami an-Nasysyar menunjuk faktor lain, yakni pemahaman tektual yang dimiliki kaum Khawarij, di samping faktor yang disebutkan sebelumnya.13

Continue Reading

Sejarah dan Evolusi Fiqih

Sejarah dan Evolusi Fiqih

Oleh Abu Ameenah Bilal Philips

Maksud keseluruhan dari buku ini adalah memper­kenalkan kepada pembaca akan faktor-faktor historis di balik pembentukan hukum Islam (fiqh). Tujuannya, agar pembaca bisa memahami lebih baik mengenai bagaimana dan mengapa muncul beragam mazhab dalam hukum Islam. Pemahaman ini pada gilirannya diharapkan bisa memberikan suatu dasar dalam mengatasi problem-problem perbedaan dan sekat-sekat picik yang terjadi ketika para pengikut mazhab yang berbeda-beda, atau orang-orang yang tidak mengikuti mazhab apa pun, mencoba bekerja bersama. Dus, tujuan lainnya dari buku ini ada­lah untuk menjelaskan suatu kerangka teoretis guna menyatu­kan kembali mazhab-mazhab dan menemukan dasar ideo­logis bagi komunitas Islam agar terbebaskan dari efek-efek yang memecah-belah dengan munculnya faksionalisme mazhab.

Continue Reading

Membuka Tabir Gunung Padang

Membuka Tabir Gunung Padang

Oleh Hermawan Aksan

Penelitian mengenai keberadaan bangunan di bawah permukaan Gunung Padang telah dilakukan oleh beberapa tim ahli. Tim dari Badan Geologi ESDM, Kemenristek, dan Tim Arkeologi Nasional sudah menyimpulkan bahwa tidak ada bangunan di bawah permukaan gunung padang. Adapun luasan Gunung Padang, menurut mereka, adalah 900 meter persegi seperti sejak ditemukan N.J. Krom.

Continue Reading

Syair Cinta untuk Rasul

Syair Cinta untuk Rasul

Oleh K.H. Jalaluddin Rakhmat

Ketika Iblis dikeluarkan dari surga, berlangsunglah per­cakapan antara dia dengan Tuhan.
Iblis : Tuhanku, Engkau telah mengeluarkan aku dari surga karena Adam. Lalu, di mana rumahku?
Tuhan  : Toilet.
Iblis : Di mana majelisku?
Tuhan : Pasar.
Iblis : Apa bacaanku?
Tuhan : Puisi.
Iblis : Apa tali jebakanku?
Tuhan : Perempuan.
Iblis : Apa ucapanku?
Tuhan : Pergunjingan dan dusta. Continue Reading