Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Tafsir

Manusia Organik (Al-Basyar) dan Manusia Sempurna (Al-Insân)

Manusia Organik (Al-Basyar) dan Manusia Sempurna (Al-Insân)

Oleh Dr. Muhammad Syahrur

Di dalam Al-Kitab, istilah al-basyar muncul untuk menggambarkan wujud fisikologis bagi entitas hidup yang mempunyai ciri kehidupan, sebagaimana makhluk-makhluk hidup lainnya. Saya telah menjelaskan pada pembahasan mengenai hukum dialektik pertama bagaimana kehidupan tumbuh dan berkembang melalui penyebaran (al-batsts) yang mengandung lompatan kehidupan yang menyebabkan munculnya manusia organik. Kemunculan manusia organik sebagai entitas hidup yang independen dibedakan dari cara kemunculan binatang:

Continue Reading

Menafsir Demokrasi

Menafsir Demokrasi

Oleh Muhammad Syahrûr

Setelah kita mengetahui apa yang dimaksudkan dengan kebebasan dan kemajuan kita akan beralih untuk mendefinisikan demokrasi. Demokrasi adalah praktik kebebasan oleh sekelompok orang melalui hubungan-hubungan tertentu sesuai dengan rujukan pengetahuan, etika, estetika, dan adat atau kebiasaan. Kita katakan Allah Mahabebas, akan tetapi Dia tidak demokratis karena demokrasi membutuhkan adanya tuhan-tuhan lain seperti Dia agar Dia bisa mempraktekkan kebebasan-Nya berdasarkan kesepakatan dengan tuhan lain tersebut dengan rujukan tertentu. Dalam masalah ini Dia berfirman, “Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa.” (Al-Anbiyâ’: 22). “Katakanlah, Jikalau ada tuhan-tuhan di samping-Nya— sebagaimana yang mereka katakan—niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai ‘Arsy. (Al-Isrâ’: 42).

Continue Reading