Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Wisdom

Siloka Suluk Sunda

Siloka Suluk Sunda

Oleh: Dr. Asep Salahudin

Kamus Umum Bahasa Sunda mengartikan siloka sebagai carita pesékeun (nyilokakeun: ngalambangkeun). Tisna Werdatya dalam Wijining Sastra, sebagaimana dikutip Atik Soewandi dll. (1985), memberikan penjelasan, “Siloka atawa suluk nyaéta basa sindir kénéh, basa pikiraneun, ngandung harti anu jero teuleumaneun” (siloka atau suluk adalah termasuk bahasa kias, bahasa yang harus dipikirkan kembali tentang isi sebenarnya, mengandung arti mendalam). Continue Reading

Warak

Warak

Menjauhi keburukan dalam tasawuf disebut warak. Menurut kamus bahasa Arab, seperti Mu’jam al-Ma‘ânî al-Jâmi‘, warak (Arab: wara‘) berarti menjauhkan diri dari dosa dan mengendalikan diri untuk tidak melakukan yang samar-samar (syubuhat) serta tidak berbuat maksiat dalam menjalankan ketakwaan. KBBI menjelaskan warak dengan penjelasan yang keliru dan memberi contoh dengan kalimat yang benar: Continue Reading

SENI BERGAUL DALAM ISLAM

SENI BERGAUL DALAM ISLAM

Oleh: Irwan Kurniawan

Islam adalah agama yang indah. Dan tugas setiap Muslim adalah menyebarkan keindahan ini. Antara lain, Islam menawarkan sebuah seni pergaulan agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan antarmanusia; bagaimana suami bergaul dengan istri dan istri dengan suami; bagaimana seseorang bergaul dengan pemimpin dan atasan: di kantor, pabrik, sekolah, perguruan tinggi… Continue Reading

Miskin Pikiran

Miskin Pikiran

Oleh Hasanudin Abdurakhman

“Miskin harta itu gampang sembuhnya, cukup dengan bekerja. Tetapi kebanyakan orang miskin itu bukan miskin harta, mereka miskin pikiran.” Emak selalu mengomelkan hal itu kepada kami sejak kami masih kecil. Ada banyak orang miskin di kampung kami ketika itu. Rumahnya reot, nyaris tumbang. Atap bocor di sana-sini. Demikian pula, dinding rumahnya bolong di berbagai tempat. Rumah juga tanpa perabot. Untuk tidur, mereka pakai tikar pandan yang sudah robek. Sekadar piring makan saja mereka pakai piring seng yang sudah berkarat.

Continue Reading

Bercermin Pada Al-Qur'an

Bercermin Pada Al-Qur’an

Suatu hari, serombongan orang dari Bani Tamim menemui Nabi Muhammad Saw. Mereka mengajukan sebuah masalah yang sedang mereka hadapi. Telah terjadi perselisihan di antara mereka mengenai siapa yang pantas menjadi pemimpin. Oleh Karena itu, mereka datang kepada Nabi untuk meminta nasihat dalam menyelesaikannya. Continue Reading

Ikut Nabi, Raih Cinta Ilahi

Ikut Nabi, Raih Cinta Ilahi

Oleh Irwan Kurniawan

Jika seseorang ditanya, “Apakah Anda ingin bahagia?” Sudah pasti, jawabannya positif, yaitu Ya. Siapa sih yang tidak ingin bahagia? Apa pun yang kita lakukan dalam hidup ini, intinya adalah untuk meraih kebahagiaan. Orang rela kerja banting tulang dan mengorbankan apa pun yang dimilikinya semata-mata untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun demikian, setiap orang punya persepsi yang berbeda-beda tentang makna kebahagiaan, sehingga cara dan jalan yang mereka tempuh untuk meraihnya pun berlainan.

Continue Reading

Syaikh ‘Abd al-Qadir Jilani

Syaikh ‘Abd al-Qadir Jilani

Oleh Syaikh Muhammad al-Kaznazani al-Husaini

Syaikh ‘Abd al-Qadir Jilani lahir di Jailan, sebelah barat Iran, pada tahun 1077 M, dari pasangan suami-istri sufi ternama pada zaman mereka. Beliau adalah keturunan Nabi Muhammad Saw dari kedua orangtua beliau. Ayah beliau, Sayyid ‘Abdullah az-Zahid (secara harfiah “sang Sufi”) adalah putra Sayyid Yahya, ibn Sayyid Muhammad, ibn Sayyid Dawud, ibn Sayyid Musa, ibn Sayyid ‘Abdullah, ibn Sayyid Musa al-Jun, ibn Sayyid ‘Abdullah al-Mahdh, ibn Sayyid Hasan al-Mutsanna, ibn Imam Hasan As, ibn Imam ‘Ali ibn Abi Thalib Ra, Kw, saudara sepupu laki-laki Nabi Muhammad Saw. Dan as-Sayyidah Fathimah az-Zahrah As, putri Nabi Muhammad Saw.

Continue Reading

Ikut Nabi, Wajah Berseri

Oleh Irwan Kurniawan

Bagi orang Islam, mengikuti Nabi Muhammad Saw merupakan kebutuhan. Ini karena hanya melalui Nabi Muhammad, seorang muslim dapat mewujudkan keberagamaannya. Tidak mungkin seorang muslim mempraktikkan keislamannya tanpa meneladani Nabi utusan Allah itu. Bahkan, tidak mungkin ia mewujudkan cintanya kepada Allah jika tidak mengikuti Nabi-Nya. Continue Reading

IKUT NABI, MARI KITA PEDULI

Oleh: Irwan Kurniawan

Diriwayatkan dari Abdullah bin Salam: Ketika Rasulullah Saw datang ke Madinah, orang-orang berlarian ke arahnya. Mereka berteriak, “Rasul telah datang… Rasul telah datang… Rasul telah datang…!” Lalu kudatangi kerumunan itu untuk melihat. Ketika kulihat wajahnya, tahulah aku bahwa itu bukan wajah pendusta. Pesan pertama yang kudengar diucapkannya adalah: “Wahai sekalian manusia, berilah makan (ith‘âmuth-tha‘âm), sebarkanlah salam, sambungkan silaturahmi, shalat malamlah saat orang-orang tertidur lelap, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Al-Hakim) Continue Reading

BENING HATI, LEMBUT PADA SESAMA

Oleh: Irwan Kurniawan

Seseorang yang merencanakan wisata, entah ke luar negeri ataupun di dalam negeri, dia akan mempersiapkan perbekalan sebelumnya. Besarnya bekal yang dipersiapkan bergantung pada seberapa lama dia berwisata dan seberapa jauh jarak perjalanannya dari rumah. Semakin jauh dan semakin lama perjalanan wisata, makin banyak pula bekal yang dipersiapkannya. Continue Reading