Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Dari Kami

Relaksasi, Visualisasi, Refleksi: TENANG SEPERTI AIR

Relaksasi, Visualisasi, Refleksi: TENANG SEPERTI AIR

Oleh Rani Anggraeni Dewi

Silakan duduk dengan santai. Izinkan diri Anda untuk rileks. Kendurkan otot-otot. Biarkan semuanya mengalir dengan alami. Embuskan nafas perlahan-lahan. Ambil nafas lagi perlahan lalu hembuskan. Izinkan diri Anda untuk santai. Perintahkan kepala Anda untuk rileks. Perintahkan wajah Anda –yang di dalamnya terdapat wajah, mata, hidung, dan mulut– untuk santai dan rileks.

Tubuh Anda adalah bagian dari diri Anda. Anda sendirilah yang berkuasa atas tubuh Anda. Perintahkan kepada leher Anda, pundak, punggung, dada, dan turun ke bagian perut untuk rileks dan santai. Perintahkan juga pada tangan Anda untuk rileks. Perintahkan pada kaki Anda, mulai dari paha, pangkal paha, lutut, kemudian betis, dan jari-jari kaki untuk santai dan rileks.

Sekarang Anda sudah betul-betul rileks. Nikmati ketenangan yang ada dalam diri Anda. Nikmati kedamaian yang ada dalam hati Anda. Nikmati kejernihan jiwa Anda. Nikmati pula kebersihan pikiran-pikiran Anda.

Biarkan diri Anda seperti air yang mengalir dari atas ke bawah. Mengalir ke sungai-sungai. Mengairi sawah-sawah dan tumbuh-tumbuhan. Kemudian air itu kembali lagi ke tanah dan juga kembali ke lautan.

Anda bagaikan satu titik air di lautan. Walaupun hanya setitik dalam lautan, tapi saat sudah masuk ke dalamnya Anda sudah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi lautan untuk menjadi air yang luas dan tak terbatas.

Anda adalah air yang terus-menerus mengalir. Memberikan pengairan, ketenangan, dan ketentraman bagi orang lain. Anda adalah air yang selalu jernih, yang siap untuk disantap dan diminum untuk memberikan kesegaran bagi orang lain. Anda adalah air yang penuh dengan cinta kasih. Air yang jernih. Air yang tentram. Air yang tenang.

Anda memiliki air untuk diri Anda yang bermanfaat bagi tubuh. Sehingga Anda tetap menjadi manusia yang tenang, tentram, dan damai. Anda adalah air itu. Nikmati ketenangan dan ketentraman di dalam tubuh Anda. Bahkan Anda bisa menikmati aliran darah. Anda bisa menikmati pernafasan Anda sebagai anugerah dari Allah SWT.

Saya akan mengembalikan Anda ke ruangan, tempat Anda berada sekarang, dalam hitungan kelima. Hitungan kesatu Anda akan sadar. Hitungan kedua Anda semakin sadar dan mulai menggerakkan otot-otot Anda dan tetap rileks.

Hitungan ketiga Anda kian sadar dan semakin segar. Anda adalah seorang yang damai, tentram, dan nyaman. Kempat, sebentar lagi Anda semakin sadar. Anda berada di sebuah ruangan. Saya akan menjentikkan jari agar Anda kembali ke ruangan di mana Anda sedang duduk dengan tenang, tentram, dan damai.

Baca lebih lengkap dalam 9 Jurus Menjadi Orangtua Bijak: Mengasuh dengan Hati dalam Pendidikan Karakter karya Rani Anggraeni Dewi dan Siti Mudah Mulia  (Penerbit Nuansa, 2015)

9 jurus Menjadi Orang Tua Bijak

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *