Dialektika Kosmos dan Manusia: Dasar-dasar Epistemologi Qurani

Rp93.000

Kekosongan epistemilogi Islami dalam bentuknya yang modern menyebabkan terpecahnya pemikiran umat Islam, fanatisme golongan, dan berlindung pada pemikiran masa lalu, yang diklaim kafir, menyimpang. Menurut Syahrur, tidak semua yang dihasilkan oleh kreativitas pemikiran manusia adalah musuh Islam. Hanya saja kekosongan metodologi pengetahuan inilah yang kemudian menyebabkan mereka menganggap semua itu adalah sesat dan salah. Dengan alasan itu, Syahrur mengkhususkan bagian kedua dari bukunya ini untuk membahas dan merumuskan dasar-dasar epistemologi Islami yang dieksplorasi dari teks-teks al-Kitab. Ia kemudian menawarkan konsep epistemologi dialektik sebagai paradigma dalam memahami Islam.

  • Penulis: M. Syahrur
  • Penerbit: Nuansa Cendekia
  • ISBN: 979-9481-42-2
  • Ukuran: 15,5 x 23,5 cm
  • Tebal: 376 hal

 

Categories: , Brand:

Description

Buku "Dialektika Kosmos dan Manusia: Dasar-dasar Epistemologi Qurani" menyajikan telaah mendalam mengenai kerangka dasar pengetahuan (epistemologi) yang bersumber dari Al-Qur'an, menempatkan wahyu sebagai sumber utama dan otoritatif untuk memahami realitas. Inti dari buku ini adalah eksplorasi terhadap hubungan timbal-balik (dialektika) antara kosmos (alam semesta) dan manusia, di mana alam semesta dipandang sebagai ayat-ayat (tanda-tanda) kekuasaan Allah yang harus dibaca, sementara akal dan hati manusia difungsikan sebagai instrumen untuk menafsirkan tanda-tanda tersebut. Dengan demikian, buku ini menawarkan pandangan bahwa seluruh bangunan pengetahuan yang Islami harus didasarkan pada kesadaran tauhid, mengintegrasikan sains dan agama dalam satu kesatuan pandangan dunia.